Setelah kedatangan teknologi digital, billboard yang di catat dengan tangan di ganti dengan teknologi komputer. Selanjutnya, periklanan outdoor pun berkembang. Selain billboard, bentuknya dapat berupa poster, periklanan transit, mobile panel, premiere panel, display di tempat pembelanjaan, periklanan kios, tulisan di udara, balon_balon raksasa, T-Shirt yang di penuhi logo-logo dan sebagainya. Satu hal yang sama dari iklan-iklan tersebut, yaitu dapat di lihat oleh konsumen di luar rumah mereka itulah sebabnya di sebut iklan luar rumah (Outdoor /Out of Home Advertising).menurut outdoor Advertising Association of america (OAAA), iklan outdoor di kelompokkan menjadi empat kategori, yaitu billboard, street furniture, transit dan alternatif media.
- Billboard => Billboard merupakan periklanan outdoor yang paling utama. Billboard di rancang dengan tujuan memperkenalkan nama merek. Billboard biasanya terpampang di jalan raya yang lalu lintasnya ramai. Iklan yang menempel pada billboard sekarang ini lebih banyak di buat menggunakan teknologi komputer atau teknologi digital. Bahan yang di gunakan untuk mencetak iklan dengan teknologi digital ini biasanya tahan air dan juga panas yang biasa di sebut vinil. Billboard meliputi bulletin, spectacular display, wall mural, vinyl/wripped poster, 30-sheet poster dan 8_sheet poster.
- Street Furniture => Periklanan outdoor lainnya adalah street furniture. Iklan street furniture meliputi bus shelter, urban furniture, kios convenience storedi dan shopping mall, stasiun bis, stasiun kereta api maupun di bandara udara.
-
Transit => Periklanan Outdoor lainya adalah transit iklan transit dapat berupa iklan di bus, mobil, taxi, kereta api dan subway, truk, bandara dan di lilitkan pada kendaraan. Iklan outdoor procter & Gamble Tide menggunakan jenis transit yang di tempelkan pada badan bis.
-
Alternative Media => Periklanan outdoor dapat pula berupa alternative media, misalnya tulisan di udara, arena dan stadion, kapal laut, kampus, resort dan leisure, interior place-based, exterior place-based, digital media dan gedung bioskop.
Sumber (M.Suyanto – strategi perancangan iklan outdoor kelas dunia)






